Selasa, 1 Agustus 1989. --- Pukul 10.25 pagi ini, Presiden Soeharto menerima Menteri Perdagangan Arifin Siregar, Menteri Pertanian Wardoyo, dan Menteri Muda perdagangan Sudrajdat Djiwandono di Bina Graha. Mereka menghadap Kepala Negara sehubungan dengan akan dilangsungkannya sidang komisi bersama Indonesia –Uni Soviet di Moskow pada akhir bulan ini. Sidang komisi bersama akan menentukan berbagai langkah bagi peningkatan hubungan perdagangan dan ekonomi diantara kedua negara.
Sehubungan dengan itu, presiden menggariskan bahwa upaya meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara, hendaknya diajaki kemungkinan bagi Indonesia untuk mensuplai komoditi yang bisa menjadi substitusi gandum. Sebagaimana diketahui gandum merupakan jenis komoditi yang selama ini cukup banyak dibeli oleh Uni Soviet.
Sehubungan dengan itu, presiden menggariskan bahwa upaya meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara, hendaknya diajaki kemungkinan bagi Indonesia untuk mensuplai komoditi yang bisa menjadi substitusi gandum. Sebagaimana diketahui gandum merupakan jenis komoditi yang selama ini cukup banyak dibeli oleh Uni Soviet.
Sumber : Buku Jejak Langkah Pak Harto Jilid 1-6
Publikasi : Rayvan Lesilolo
Publikasi : Rayvan Lesilolo

