Minggu, 24 Agustus 1969 --- Presiden Soeharto menegaskan bahwa ia tidak pernah mengeluarkan perintah untuk melakukan “de-Siliwangisasi” dalam tubuh slagorde AD. Pemberitaan mengenai hal itu dianggap Presiden sebagai suatu fitnah dan usaha untuk menimbulkan kekacauan. Tanggapan ini disampaikan kepada Pangdam IV/Siliwangi Mayjen. AJ Witono, sehubungan dengan berita surat kabar mingguan Srikandi yang terbit di Jakarta, baru-baru ini. Presiden mengungkapkan pula bahwa ia bermaksud memerintahkan Jaksa Agung untuk melakukan pengutusan.
Sumber : Buku Jejak Langkah Pak Harto Jilid 1-6
Publikasi : Rayvan Lesilolo
Publikasi : Rayvan Lesilolo

